Sambal Teri Petai yang Aduhai

Diihhh, Mba Mila suka petai ya??? Issshh....!

Et dah, emang kenapa kalau doyan petai? Petai itu penambah selera makan loh! Termasuk makanan kelas atas juga hehehe...! #ngeles :p


It's true! Kalau lagi langka (saya pernah mengalaminya saat lebaran beberapa tahun lalu) harga petai
bisa berada di angka 15 ribu rupiah sepapan! Ya, SE-PA-PAN!!! Itu seharga nasi padang seporsi. Jadi
jangan pernah under estimate kepada petai dan para fans beratnya! #halaahh...

Petai mungkin kastanya berada sedikit di bawah jengkol. Tapi, saya justru lebih suka menikmati petai dibanding 'saudara seperbauan'-nya itu. Sebab, saya masih ngeri-ngeri sedap dengan dampak yang bisa ditimbulkan karena overdosis buah dengan bau yang lebih menyengat  ini; sakit kejengkolan, hehehe. Benar-benar bukan penyakit yang elegan! Wkwkwk....

Oh ya, untuk olahan petai sebagai teman makan nasi, biasanya cukup direbus dan dihidangkan dengan  sambal tomat dan lalapan timun untuk penghilang baunya. Bisa juga buat tambahan sambal goreng kentang, atau isian nasi bakar. Kalau sedang ingin makan yang berkuah, saya cukup memasaknya dengan campuran teri dan tomat.

Cara bikinnya sederhana saja. Ulek cabe merah, rawit, berikut bumbu dasar bawang merah dan bawang putih serta gula garam. Tumis sebentar, lalu masukkan teri yang sudah dibelah bersama petai. Setelah harum, beri air asam jawa. Tambahkan irisan tomat dan geprekan serai jika suka.

Sambal teri petai siap disantap bersama nasi hangat!

Selamat berbau ria, hehehe...^_^

Hegas,  19 Januari 2017




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik