Asinan Rambutan Yang Lagi Nge-hits

Awalnya lihat crossline saya posting asinan ini di FB, saya langsung nelan ludah karena ngeces liat penampakannya. But, mau nanya-nanya cara buatnya kok sungkan ya? hihihi...

Asinan rambutan kekinian, katanya ^_^

Nah, pas sahabat saya yang tinggal di daerah Tebas sana, Ngah Annong majang asinan ini sebagai DP BBM-nya, langsung deh saya semangat memburu resepnya.

Rupanya membuat jarrok atau asinan rambutan yang lagi nge-hits ini sungguh sangat-sangat mudah. Hanya proses mengupas rambutannya yang sedikit menghabiskan waktu. Apalagi saya juga membuang kulit ari yang melekat pada bijinya, wew...lumayan habis setengah jam.

Di daerah saya, asinan disebut dengan kata 'jarrok', jadi saat ada yang mengatakan 'jarrok kedondong', 'jarrok rambutan' itu tidak sama artinya  dengan kata 'jeruk' ya? ^_^

Ini lumayan jadi solusi dalam mengolah rambutan lokal. Kebetulan saya kurang doyan rambutan dari daerah sini, beda banget dengan rambutan dari kampung halaman saya. Mungkin karena sudah ketagihan rambutan rapi'ah, rambutan yang manis, ngelotok, dan berambut gundul. Jadi, pas nyicip rambutan biasa, saya jadi kurang antusias.

Berikut resep asinan rambutan kekinian, cekidot!

1. Pertama-tama, kupas rambutan dan masukkan di wadah yang sudah disediakan.


2. Buah rambutan kemudian dibuang bijinya. Untuk hasil yang lebih 'bersih', buang juga kulit ari yang menempel pada daging rambutan bagian dalam.


3. Beri gula, garam, dan irisan cabe rawit. Seharusnya ditambahkan jeruk limo, berhubung rambutan yang saya gunakan lumayan asam, jadi saya skip. Sayang lambung bo', hehehe!


4. Rambutan diaduk rata, dan voalaaaaa....asinan rambutan kekinian siap disantap. Rasanya segar, manis, asem, asin dan pedas!


Selamat mencoba ya, gaes? ^_^

Hegas, 18 Januari 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik