7 Alasan Orang Tua Memberi Ponsel Pintar untuk Anaknya

Yang saya maksud anak di sini adalah khusus yang berusia SD ya? Karena Nay saat ini duduk di bangku kelas VI, jadi saya hanya mengamati melalui teman-teman seangkatannya saja.


Kemarin saya meminta Nay membuat list teman sekelas yang punya android pribadi--bukan nebeng--dan akun FB. Hasilnya, bisa dibilang lebih dari separuh--baik perempuan dan lelaki-- memiliki ponsel pintar sendiri.

Sebenarnya apa sih alasan yang membuat ortu begitu mudah memberi fasilitas android canggih yang
belum sepenuhnya perlu bagi anak usia SD ini? Berikut beberapa alasannya. Salah satunya mungkin pernah terjadi pada kita, sebagai orang tua!

  1.  Hadiah
Entah sebagai kado ultah, hadiah juara kelas, atau reward karena putra-putri kita sudah bertingkah baik dan menyenangkan, tak jarang kita merasa fine-fine saja memberikan sesuatu yang sangat mereka inginkan, yaitu gawai pintar. Jarang kita mempertimbangkan apakah gadget tsb benar-benar dibutuhkan atau tidak.
  1. Mudah berkomunikasi
Sebagian orang mungkin sudah melupakan menu SMS di HP, termasuk ortu masa kini. Memberikan ponsel android dengan aplikasi chat online membuat komunikasi anak dan orang tua jadi lebih ‘meriah’. Lagipula kadang ponsel lebih doyan diisi kuota dibanding pulsa reguler. Betul tidak?
  1. Tak tahan rengekan anak
Ini mungkin hanya menimpa ortu dengan tipe permissif dan melindungi. Segala keinginan buah hati sedapat mungkin harus diikuti.

  1. Tak mau kalah saing
Sudah menjadi rahasia umum, kalau ada ortu yang ingin buah hatinya selalu sama dan tak mau kalah dengan anak orang lain. Anak tetangga beli sepeda roda tiga, ikut beli juga. Padahal anaknya tengkurap aja belum, hehehe....

  1. Agar tak mengganggu
Ada gitu ortu yang memberi anak gadget agar tak diganggu saat berselancar di dunia maya? Ada kok! Kenapa? Enggak merasa ya? :p
  1. Tak mau anaknya ketinggalan jaman
Yep, kadang ada perasaan bangga saat melihat batita sudah ‘lihai’ mengoperasikan tablet ibunya. Tapi apakah bangga itu masih bersemayam ketika beberapa tahun kemudian anak-anak kita sudah kecanduan game online 24 jam?
  1. Agar anak tak keluyuran
Dengan HP di tangan, anak kita memang cenderung lebih anteng ya? Tapi justru dengan begitu ia sedang menciptakan tembok pemisah antara dirinya dan lingkungan sekitar. Mungkin juga dengan kita, orang tuanya!
Itulah berbagai alasan orang tua memberikan HP canggih  buat anaknya. Sebenarnya ada satu alasan lagi, yaitu sebagai penunjang kegiatan belajar. But, sepanjang yang saya lihat--ketika teman-teman Nay belajar bersama di rumah--justru malah enggak efektif jika HP dibawa-bawa saat mengerjakan PR. Mereka malah asyik foto-foto, mengedit dan mengunggahnya di media sosial!

Ada alasan lain???

Hegas, 24 Januari 2017






 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik