Pasangan yang (Tak) Menawan Itu...

Pernah gak sih liat teman, entah teman kuliah atau teman kerja yang cakepnya 125 kali 10 pangkat sembilan, lalu dikaliin 155 panjang gelombang cahaya, eh pas ketemu beberapa tahun kemudian ternyata dia dapat pasangan yang jeleknya gak kira-kira?

Beberapa waktu lalu dunia maya juga sempat dihebohkan dengan foto viral seorang pemuda asal Purwakarta yang dengan bangga 'memamerkan' pacarnya yang berwajah biasa saja. Bahkan netizen ada yang tega menyebutnya 'cewek dengan tampilan nenek-nenek'! Hadeeuhhh...

Geofrey  Baguma dan istri keduanya (foto:jpnn.com)
Di Uganda sana ada Geofrey Baguma, pria berwajah yang tak nyaman dipandang, tapi sukses menggaet dua wanita. Nah loh!

"Tajir sih, makanya dia mau!"
"Jangan-jangan dipelet kali tuh cowok!"

Sebagian kita mungkin pernah nyinyir seperti di atas ya? Sebelum men-judge yang bukan-bukan, ada baiknya kita buka mata, hati dan pikiran. Kita tak tahu pasti kadar kebahagiaan orang lain jika menilik dari kulit luarnya saja. Bisa jadi pemandangan kasat mata yang ada hanyalah tipuan pikiran kita belaka.

Saat memilih pasangan tentu saja sebagian besar orang berharap mendapatkan yang menawan. Katanya punya suami/istri cakep itu enak dibawa en dipamerin ke mana-mana. Kalo pasangan jelek dibawa kondangan tuh malu-maluin! Idiihh, kalo kondangan bawa amplop kosong tuh baru malu-maluin, hehehe...

Padahal, did you know, jika sudah menjalani fase berumah tangga--dengan segala romantikanya-- faktor menawan tadi mungkin akan melorot di peringkat sekian dalam panduan dan karakteristik mencari pasangan idaman.

Bayangkan, apalah gunanya suami ganteng jika ia tak tahu bagaimana caranya ngebetulin atap bocor, atau ganti genteng? Buat apa istri rupawan kalau pegang gagang sapu atau ngepel saja kesulitan? Apa enaknya punya suami kece tapi gak mau usaha bin malas kerja, atau istri cantik tapi jutek sama mertua?

Sebaliknya, bisa jadi di balik wajah suami yang tak ganteng itu, ada sosok penyabar dan pandai memuliakan istrinya. Tahu bagaimana cara membahagiakan dan menyenangkan  hati pasangan, orang tua dan mertua.  Ada istri yang berwajah kurang menarik, tapi pintar mengelola gaji suami misalnya.

Jadi, buat para jomblo yang masih men-syaratkan 'berwajah menarik' dalam urutan teratas ketika mencari pasangan, sebaiknya siap-siap kecewa. Sebab kalau ada seseorang berwajah rupawan yang menjadi 'buruan' atau target, belum tentu ia mau dengan tampang pas-pasan yang Anda punya!

Hegas, 15 Oktober 2016


  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik