Hal Terbodoh Tak Terlupakan yang Pernah Saya Lakukan! (1)

Yup! Ini adalah hal terbodoh yang saya lakukan dengan penuh kesadaran. Bangun jam dua pagi, cuma cuci muka, gosok gigi, ganti baju, langsung cabut menuju mobil yang sudah menunggu. Ada 9 penumpang yang akan berangkat. Sahabat saya Vivit, Mas Nanang, Zika putrinya, Mbak Anita dan suami beserta Fiandra, balita mereka yang baru 2 tahun, serta sopir yang merupakan teman Vivit.
foto:dokpri

Lalu menembus kegelapan malam menyisiri jalanan lengang nan berliku sepanjang arah menuju
Dataran Tinggi Dieng. Sepi sekali. Tak ada kendaraan melintas. Hanya beberapa motor yang beiringan ke arah yang sama.

Pendar lampu-lampu rumah penduduk di sisi tebing menandakan bahwa kami sedang berada di ketinggian. Duh, saya langsung sibuk komat-kamit baca doa selamat. Udah tahu takut tinggi ngapain pake naik gunung sih???

Tiba di lokasi bukit Sikunir, kami langsung antri untuk sholar Subuh. Dinginnya supeeeeeer sekali. Setelahnya saya menuju ke lapak penjual sarung tangan dan topi hangat. Rasanya dingin ini begitu menusuk tulang.

Tepat pukul 04.54 WIB, kami mulai menapaki jalan setapak yang makin lama makin meninggi. Napas mulai terasa berat. Sedikit menyesal tadi tak melakukan warming up dahulu. Saya takut sesampai di atas sana malah sekarat kehabisan oksigen.

Jalanan kini mulai menyempit dengan pijakan batu sebagai undakannya. Makin ke atas makin membuat degup jantung saya riuh berdebar. Mendaki bukit semiring ini oke-lah saat masih gelap. Bagaimana turunnya nanti saat surya sudah terlihat? Memikirkannya saja ngeri-ngeri sedap!

Hampir tiba d Puncak Sikunir. Rombongan kami berhenti. Tak sanggup lagi menghadapi medan yang begitu terjal dengan undakan dari tanah licin sebagai pijakan. Apalagi sempat terjadi insiden kecil dengan pendaki perempuan yang menjerit histeris karena tergelincir. Napas saya mulai tersengal. Kepala tiba-tiba pusing. Aduh, gawat!

Sanggupkah saya menaklukkan Sikunir? Hm, sepertinya akan saya share di halaman lain saja ya pemirsaahhh! Saya sedang ketularan pemilik situs menyebalkan yang sering menyajikan artikel satu tema hingga berlembar-lembar halamannya! :D

Milanur Almair, Oktober 2015






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik