Bahagia...Tak Serumit Itu!

Apa definisi bahagia menurut Anda?

Menurut saya, bahagia itu ketika cucian menggunung karena gak sempet nyuci--sebab tiga hari berturut-turut keluyuran sama suami--tiba-tiba tanpa dikomando semua pakaian kotor itu si dia yang mengambil alih!

Bahagia itu saat sedang berpesta dengan setrikaan, suami datang menawarkan bantuan atau pijatan!


Bahagia itu ketika tukang sayur absen lewat, tiba-tiba tetangga datang ke rumah dengan semangkok lodeh labu siam dan tahu goreng yang siap dikudap!

Bahagia itu ketika dompet sedang diet, tiba-tiba 'nemu' lembaran 50 ribuan di laci buffet!

Bahagia itu ketika menemukan coretan berisi kerinduan dari Si Kecil padahal cuma ditinggal beberapa jam!

Bahagia itu bla...bla...bla...

Actually, bahagia itu sederhana. Kadang kita sendiri yang mendefinisikannya dengan syarat yang rumit. Membelitkan kata bahagia di tiang tinggi bertuliskan "Aku pasti akan bahagia jika memiiliki segala-galanya"! Bahagia diidentikkan dengan memiliki pasangan cantik atau ganteng. Warisannya segambreng. Punya rumah berloteng dan mobil mentereng!

Padahal syarat bahagia tak pernah serumit itu! Punya istri cantik tapi mata duitan or suami ganteng tapi banyak selingkuhan, bahagiakah? Warisan segambreng tapi membuat permusuhan or rumah dan mobil mentereng tapi hasil kejahatan, sepadankah?

Bahagia itu sederhana. Amat sangat sederhana malah. Contoh kecilnya sekarang ini. Saya bisa nulis malam-malam tanpa gangguan jaringan, bagi saya sudah merupakan satu kebahagiaan!

Hegas, 23 Februari 2016
00.13 AM




Komentar

  1. Bahagia itu bisa menamatkan gelar jomblo. Utamanya itu. Sisanya menyusul. Hehe

    Tapi kok itu Hegas, 23 februari??

    BalasHapus

Posting Komentar

Komen aja, jangan malu-malu! ^_^

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik