Liburan Spontan

Berawal dari sebuah tayangan televisi yang menayangkan tentang indahnya wisata Dataran Tinggi Dieng, siang itu iseng saya bergumam setengah memelas.


"Ya Allah, indahnya Dieng! Kapan ya kita ke sana? Pengen maen ke Vivit juga!" Nama yang saya sebutkan adalah seorang sahabat rekan kerja dulu saat kami masih gadis dan kini mukim di
Wonosobo.

"Mau?" Suami yang mendengar langsung berujar begitu.

"Beneran?"

"Hayyu!"

Saya tak menanggapi ucapannya. Saya pikir dia hanya sekadar menggoda. Sebab biasanya kalau libur panjang ia sering sudah punya agenda sendiri. Entah itu event atau fun bike bersama klub sepedanya.

Hingga jelang tidur saya iseng BBM-an dengan teman saya Vivit mengenai ucapan suami tadi. Sahabat saya begitu antusias. Ujung-ujungnya dia malah mengundang kami untuk berkunjung ke rumahnya.

Saat saya konfirmasi suami tentang undangannya, suami ikut menyambut tak kalah semangat. Menegaskan bahwa ajakannya ke Dieng tidaklah main-main.

Ah, saya jadi tak bisa tidur saat itu. Membayangkan akan liburan empat hari di Wonosobo, daerah yang belum pernah dijejaki.

Hm, kadang liburan yang tak direncanakan malah lebih mungkin terealisasi dibanding yang di-planning jauh-jauh hari. Betul tidak?

Hegas, 02 Juni 2015



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik