Posting Beginian Maksudnya Apa Sih?



Anda pernah punya teman FB yang suka menampilkan gambar-gambar mengenaskan sebagai display picture-nya? Gemar berbagi foto korban kecelakaan dengan kepala pecah, usus terburai, muka penyok berdarah-darah? Lalu dengan tanpa rasa bersalah melegitimasi tindakan itu dengan dalih ingin mendoakan si korban tadi! Hm, atau jangan-jangan Anda sendiri pelakunya?


Please deh! Maksudnya apa sih berbagi foto-foto sadis dan mengerikan semacam itu di sosial
media? Bahkan media audio visual saja ada aturan untuk tidak menayangkan hal-hal yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan bagi pemirsanya, entah rasa takut, ngeri, jijik dsb. Lihat saja acara gulat di TV seketika di-setting tak berwarna jika pesertanya mulai bersimbah darah!

Jujur itu membuat saya ingin muntah. Pun tak habis pikir dengan pelaku. Bagaimana bisa tanpa bersalah membagi gambar mengerikan seperti itu. Tidakkah ia memikirkan bagaimana perasaan keluarga korban yang fotonya mereka pajang?

Niat baik jika caranya salah, itu juga tak dibenarkan. Niat ingin mendoakan tak mesti dengan memublikasi secara transparan foto-foto dari korban lakalantas di medsos. Apalagi dengan komersialisasi melalui tombol berbagi, itu sangat tak manusiawi. Bagaimana bisa kita mengambil keuntungan dari penderitaan dan kesedihan orang lain?

So, stop berbagi foto-foto mengerikan dari para korban kecelakaan! Kematian memang hal yang pasti. Tapi jika terjadi secara tak wajar dan mengerikan rasanya tak perlulah diabadikan lalu dibagi secara vulgar. Cukup berita kematian itu sebagai peringatan bagi kita yang masih berjiwa agar tak lalai mengingat-Nya, sehingga hidup in bisa berakhir khusnul khatimah. 

Seperti sabda Baginda Nabi, manusia paling cerdas di muka bumi adalah mereka yang paling banyak mengingat mati. Wallahu ‘alam bishawwab!

Hegas, 09 Juni 2015




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik