Kabar Pembawa Debar

Jantung saya berdebar. Seorang teman KBM, Luqyana Dahlia, memberitahukan sesuatu lewat grup BBM. Awalnya saya pikir ia bercanda. Sebab saat dicek, saya tak menemukan kebenarannya.

Saya meragu. Mungkin kabar bahagia itu bukan untuk saya. Sebelum dilanda GR terlalu jauh, saya mencoba meluruskan duduk perkara, walau dalam hati sebenarnya berharap berita indah itu memang benar adanya.

Setelah ditelusuri, ups, rupanya saya salah cek. Situs yang saya kunjungi bukan yang dimaksud. Aih, jadi malu! Inilah dampak terlalu kudet! Padahal info ini menurut Lia, sudah ramai diperbincangkan di dunia maya. Hm, jangankan info beginian, kasus Haji Lulung saja saya ketinggalan, beuhhh...

Dengan sabar saya membuka laptop dan meluncur di dunia maya. Berselancar menuju situs yang dimaksud. Jantung masih tetap dalam kondisi berdetak-detak penasaran.

Satu persatu pandangan ini menguliti deretan nama yang tertera di sana. Hingga di angka 100, nama saya tak kunjung ada. Duhai, Milanur Almair...muncul dong!

Tiba di urutan ke-165, mata saya terbelalak tak percaya. Benar! Nama pena saya tercantum di sana. Bersanding manis dengan judul cerpen yang sangat saya hapal di luar kepala. Cerpen yang sebelumnya pernah diabadikan oleh Pak Isa Alamsyah dalam bukunya 101 Dosa Penulis Pemula. Setelah sebelumnya sempat dibantai saat kopdar KBM Bekasi pertama, November tahun lalu. Hm, Milanur Almair dengan judul cerpen Kotak Merah Bata. Masya Allah...

Padahal saya mengikuti seleksi Kampus Fiksi dari Penerbit Diva Press itu hanya iseng belaka. Waktu itu suami mengajak liburan ke Yogyakarta. Tapi, saya ingin ada alasan lain ke sana. Kebetulan Lia, teman KBM ini meng-share info seleksi penerbit dari Yogyakarta ini beberapa hari sebelum deadline.

Meski begitu, tak lupa saya meminta doa suami, agar naskah saya lolos seleksi. Dan alhamdulillah, terkabul. Meski saya berada di Angkatan 20, yang artinya masih lama, saya tak kecil hati. Malah saya bersyukur, sebab itu memberi waktu bagi saya dan suami mempersiapkan liburan kami di sana nanti.

Well, Yogyakarta, we will coming...soon!

Hegas, 08 Maret 2015



Komentar

  1. yeay.... barakallah mba mila. Welcome to Kampus Fiksi. Selamat berseru-seru ria di kampus sederhana nanti ya..

    BalasHapus
  2. Congratss Mbak ^_^
    Aku udah beberapa kali nemu postingan ini baru sempet comment :D
    Doain nyusul yaaa. :')

    BalasHapus

Posting Komentar

Komen aja, jangan malu-malu! ^_^

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik