Akhirnya...Terbit Juga!


Rasanya tak percaya melihat tumpukan buku-buku yang baru saja diantar oleh kurir semalam. Sesuatu yang saya utak-atik berhari-hari sebelumnya, yang telah membuat saya tak enak makan tak enak tidur. Mulai dari naskah yang tak kunjung komplit, bingung memutuskan judul yang tepat, cover
yang bolak-balik diganti karena tak sesuai tema, sampai kejang-kejang menunggu endorse yang tak kunjung dibuat! Hadeeuh...padahal sudah dikejar tenggat waktu naik cetak mengingat inagurasi makin dekat.


Kini semua jerih payah  itu telah bermetamorfosa menjadi sebuah buku. Yup, meski bukan buku solo, antologi ini lumayan membuat saya berbangga hati. Dua buku saya  sebelumnya yang juga terbit secara keroyokan, tak pernah terlihat wujud dan bentuknya dikarenakan tak pernah 'ditebus' bukunya di penerbit.

Sertifikat fisik juga tak saya dapatkan. Entahlah, saya merasa tak terlalu bersusah payah, sebab semuanya diurus oleh penerbit ybs. Saya hanya mengirim naskah pada event menulis yang mereka adakan. Ternyata lolos, jadilah saya kontributor buku tersebut. Semudah itu! Membuat saya kurang menghargai buku sendiri, hiks...

Lain halnya dengan buku ini. Saya benar-benar terjun langsung membidani kelahirannya. Merasakan pahit getir, jatuh bangun, dan suka dukanya menerbitkan sebuah buku. Modal yang pas-pasan. Maklum kontributornya rata-rata masih anak kuliahan dan ibu rumah tangga macam saya. Bahkan kami pun tak sanggup untuk membayar editor dan ilustrator. Ilustrasi cover hasil merayu seorang teman. Diimingi-imingi nanti dapat buku gratis satu biji, hadeuuh...

Well, setidaknya saya jadi tahu, ternyata begini rasanya menerbitkan buku. Lelah penat berakhir senyum bahagia ketika membuka lembar demi lembar buku yang mengabadikan karya dan mencantumkan nama kita di bagian sampulnya.

Ambooiii...senangnya!

Hegas, 15 Februari 2015

Komentar

  1. Wah ini yang LRF, ya?
    Selamat ya, Mbak Mila? Gd Luck ...

    BalasHapus
  2. Makasih Mbak Khamubicha...iya bukunya 'lahiran' di Klinik Lovrinz, bidannya teh Rina hehehe..

    BalasHapus

Posting Komentar

Komen aja, jangan malu-malu! ^_^

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik