Target Menulis

Sudah dua bulan ini, kami Pramuda FLP Bekasi diwajibkan membuat target dalam kepenulisan. Periodenya sebulan. Dalam jangka waktu tersebut kami harus membaca minimal dua buku fiksi atau non fiksi, membuat resensi dari buku yang dibaca, membuat artikel, lalu dikirim ke media, baik cetak atau online.

Bulan kemarin, karena kesalahan teknis (modem lemot dan email tak bisa dibuka), saya gagal
mencapai target menembus media online. Alhamdulillah untuk bulan ini target saya tercapai. Saya membuat resensi buku sensei kami di KBM, Pak Isa Alamsyah dengan bukunya 101 Dosa Penulis Pemula. Untuk artikel saya coba kirim di Dakwatuna. Ini artikel kedua yang saya kirim, dan alhamadulillah dua-duanya dimuat.

Gegara target ini saya jadi termotivasi untuk mengirim tulisan ke media cetak. Tapi alamat media yang saya simpan rata-rata sudah basi. Jadilah saya mengintip-intip di lapak majalah yang ada di depan kasir Carrefour  hari Minggu kemarin. Saya mengintip alamat redaksi, syarat pengiriman naskah serta membaca sekilas cerpen atau naskah seperti apa yang sesuai dengan majalah mereka.

Ada empat majalah yang berhasil saya intip tanpa membeli semuanya(hehehe modus). Ada majalah Nova, Hai, Bobo, dan Girls. Untuk mengurangi rasa malu karena telah mengacak-acak lapak orang, saya memutuskan membeli dua majalah anak buat Nayla. 

Tapi sayang setelah melihat belasan cerpen yang sudah saya buat, hanya satu cerpen anak yang sesuai persyaratan yaitu maksimal 700 karakter untuk cerpen dua halaman. Naskah Nova dan Hai harus berkisar antara 6000-8000 karakter. Sedangkan cerpen saya hampir semuanya di atas 10 ribu, hadeeuuuh...

Lagipula genre cerpen saya hampir semuanya reliji, sepertinya tak cocok jika dikirim ke empat jenis majalah di atas, kecuali cerpen untuk majalah anak.

Hm, nampaknya lain kali saya harus mengintip ke lapak majalah reliji saja....

Cikarang Pusat, 27 Nov 2014




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik