Eigengrau



Saya kurang faham apakah ini normal untuk ukuran manusia. Dari kecil hingga sekarang, beberapa phobia ada pada diri saya. Beberapa di antaranya masih menetap belum tersembuhkan, sebagiannya ada yang hilang dengan sendirinya seiring pertambahan usia.
Satu di antaranya dan yang paling saya ingat, dulu saya paling takut gelap. Bahkan hingga SMU saya masih merasakannya. Saat tidur dan terbangun dalam keadaan gelap seperti mati lampu misalnya, saya gelagapan. Suasana gelap total tanpa selarik cahaya sedikitpun akan membuat saya
sulit bernapas. Dada sesak dan perasaan panik. Warna yang terlihat saat suasana hitam pekat tanpa cahaya inilah yang disebut eigengrau. Dan saya sangat takut bila berada dalam suasana seperti ini.

Jika bala bantuan belum datang (baca: lampu minyak tanah atau lilin tak segera dinyalakan oleh Bapak atau Ibu) biasanya saya mencoba mengintip ke luar rumah lewat dinding kamar kami yang bolong karena kayunya yang lapuk. Atau kalau sedang memiliki keberanian tinggi, saya membuka jendela kamar agar bisa menemukan cahaya dari luar, mungkin cahaya bintang dan bulan.

Jika suasana di luar benar-benar pekat, saya memilih penyelamatan instant dengan segera melongok ke bawah tempat tidur. Mencari setitik cahaya yang dihasilkan oleh ujung obat nyamuk bakar yang menyala. Meski hanya berupa titik kecil, tapi itu lumayan membuat napas saya normal kembali.

Phobia gelap ini berangsur sembuh saat saya ditakdirkan harus ngekos sekamar dengan teman yang tak suka tidur dengan kamar yang terang. Perlahan saya mencoba berdamai dengan kegelapan. Belajar menikmati pekatnya gelap yang sedikit demi sedikit mengurangi rasa panik yang membuat napas ini sesak.

Kini, saya malah terbiasa tidur dalam keadaan gelap. Dan belakangan saya baru tahu, ternyata tidur malam tanpa lampu itu justru lebih sehat bagi tubuh, baik lelaki ataupun wanita. Saat gelap, tubuh kita memproduksi hormon melantonin yang bertugas merusak sel-sel pemicu kanker payudara dan kanker prostat.

Dan satu lagi, tidur dalam keadaan gelap juga merupakan sunnah Rasulullah SAW. Ini tersirat dari perintah beliau untuk mematikan lampu-lampu saat hendak tidur. Dan ternyata memang itulah hikmahnya mengapa beliau memerintahkan demikian. Subhanallah...

Jadi tunggu apalagi? Nanti malam gelap-gelapan yuk? :D

Hegar Asri, 11 Oktober 2014


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik