Memancing Ide

Kadang bagi penulis pemula, ide itu bagaikan harta karun. Susah didapatkan. Akibatnya banyak dari kita yang mengeluh, bingung akan menulis tentang apa. Ujung-ujungnya diam di tempat, melamun sambil garuk-garuk kepala. Membuat aktivitas menulis terhenti begitu saja.
Kali ini saya ingin berbagi ilmu tentang bagaimana memancing ide. Terutama ide yang unik dan lain dari pada umumnya. Istilahnya ide tidak pasaran. Meski ide pasaran hukumnya tak haram, tapi
penulis yang belum punya nama semacam saya, perlu memperhatikan hal ini. Agar pembaca kita tak keburu lari bahkan bisa jadi bakal menimbulkan rasa penasaran akan ide dari tulisan yang kita buat.

Pertama, beri tenggang waktu yang bisa ditentukan sendiri. Misalnya lima atau sepuluh menit. Makin singkat makin baik. Setelah itu pikirkan kalimat lanjutan yang diawali dengan rumus berikut, yaitu kalimat yang dimulai dengan kata 'What if' atau 'Bagaimana jika'.

Hasilnya dalam 5-10 menit, mungkin Anda bisa menuliskan bermacam-macam ide yang memenuhi kepala dalam waktu singkat. Saya pribadi hanya berhasil menuliskan delapan buah ide yang siap dikembangkan sebagai sebuah cerita atau tulisan. Jujur, jika merenung sendiri menunggu Si Ide datang menghampiri, belum pernah ia muncul sebanyak ini dalam waktu sesingkat itu. Aneh memang.
 Ide-ide yang mampu saya tulis dalam waktu sepuluh menit itu adalah:

1. Bagaimana jika udara yang kita hirup tidak lagi gratis?
2. Bagaimana jika tiap orang diwajibkan menulis catatan amal baik dan buruk tiap 24 jam?
3. Bagaimana jika terbit aturan bahwa tak diizinkan ke luar rumah bagi perempuan?
4. Bagaimana jika saya jadi istri ke-2 Presiden Barrack Obama?
5. Bagaimana jika malaikat Izrail lupa melakukan tugasnya?
6. Bagaimana jika air yang ada di permukaan dan perut bumi tiba-tiba mengering?
7. Bagaimana jika kendaraan dinas presiden, para menteri dan anggota dewan cukup dengan sepeda listrik?
8. Bagaimana jika akibat pemanasan global Indonesia jadi mengalami empat musim?

Nah, bagaimana dengan Anda? Maukah mencoba menemukan ide unik selanjutnya?


Cikarang Pusat, 15 September 2014



Komentar

Posting Komentar

Komen aja, jangan malu-malu! ^_^

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik