Ini HP Pertamaku, Apa HP Pertamamu?

Sedih. Itu yang saya rasakan saat melihat HP ini sekarang dibanderol hanya 200 ribu rupiah. Bisa nego pula. Bah...
Saya masih ingat saat pertama kali membeli handphone pertama dalam hidup saya. Waktu itu pertengahan tahun 2002( kalau tidak salah). Pilihan saya jatuh pada Si Merah Sporty Nokia 5210.
Masih fresh. Baru launching di pasaran. Beli di ITC Roxy Mas seharga Rp 1.850.000,00 lengkap dengan kartu SIM perdananya yang saat itu masih mahal dibanding harga sekarang. Jumlah yang lumayan besar bagi saya. Hasil tabungan selama 10 bulan.

Saya begitu bangga memakainya. Karena saat nonton sinetron di TV, Fathir Muchtar dan Ferry Salim termasuk salah satu pemakainya. Wah, ternyata selera saya sama kayak artis ya, hehehe...

Seiring waktu, HP ini semakin tergusur oleh kemajuan zaman. Fiturnya yang terlalu sederhana apalagi dengan latar tanpa warna membuat saya makin tak nyaman menggunakannya. Akhir kata HP ini pun saya pinjamkan pada saudara dekat. Hingga lebih dari satu orang pernah merasakan ber-SMS dan bertelepon ria dengan HP jadul ini. Sampai akhirnya ia 'tewas' mengenaskan. Tiba-tiba mati suri dengan keadaan casing-nya yang terbuat dari karet terkelupas sana-sini.

Sampai sekarang saya masih menyimpan 'bangkainya'. Mungkin ia memang sudah tak berharga. Tapi kenangan dan nilai sejarahnya membuat saya sayang untuk sekedar membuangnya di tempat sampah atau menukarnya di tukang rongsokan.

Dari Nokia 5210 inilah saya mendapatkan pelajaran berharga. Bahwa sesuatu yang didapat dengan susah payah, biasanya lebih dihargai ketimbang barang yang didapat dengan mudah.

Cikarang Pusat, 08 September 2014





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik