I Hate You but I Love You, Lengkeng!



Saya baru mengenal buah yang punya nama lain kelengkeng atau longan ini saat tinggal di Pulau Jawa. Sebelumnya belum pernah mendengar, melihat apalagi mencicipi buah yang tersebar di Indonesia cikal bakalnya berasal dari wilayah pegunungan Myanmar dan Tiongkok selatan ini.
Saat pertama kali mencicipi buah yang bernama Latin Dimocarpus longan ini, saya langsung
memvonis bahwa ini adalah buah mahal yang sama sekali tak sepadan dengan rasanya. Manis memang, tapi baunya itu loh, bau bawang! Bagaimana saya bisa menikmati buah dengan aroma bawang begini?


Sejak itu saya tak pernah memasukkan buah ini dalam list belanjaan sebagai buah yang wajib dikonsumsi. Membuat saya tak berempati ketika seorang teman yang merupakan pecinta lengkeng begitu gundah gulana ketika buah favoritnya itu harganya melambung tinggi

Nah, beberapa waktu lalu suami mampir ke minimarket sepulang kerja dan iseng membeli sekilo buah lengkeng. Melihat ia melepas lelah sambil menikmati satu persatu buah berbiji hitam ini, membuat saya penasaran.

"Apa enaknya buah lengkeng? Sudah mahal, rasanya tak karuan pula. Manis tapi bau bawang!" Saya mengomel tak jelas di depan suami.

"Coba dulu baru komen."

"Bunda udah pernah nyoba, gak enak! Bau bawang!"

"Enak kok, orang manis gini!" bujuknya sambil tak berhenti mengupas lengkeng.

Melihat itu saya beranikan diri untuk mencicipinya. Sebiji, dua biji... nyam..nyam..nyam...kok enak ya? Mana bau bawangnya? Hehehe...

"Enak kan?"

"Iya...kok enak sih? Manis!"

Saya mengakui malu-malu. Sayang, lengkeng yang saya pegang adalah lengkeng terakhir karena sisanya sudah berpindah ke perut suami.

"Yaaah, abis deh!"

"Besok Ayah beliin lagi!"

Sejak saat itu saya jadi maniak lengkeng. Lengkeng berapa kilo pun, kalau belum habis, sepertinya mulut ini belum ingin berhenti mengunyahnya. Sampai tukang buah langganan heran, mengapa dari sekian banyak jenis buah yang menjadi dagangannya, hati saya hanya terpaut pada lengkeng seorang, aihhh....:D

Selain itu, lengkeng atau buah Mata Kucing kata orang Malaysia, ternyata juga sangat bagus untuk kesehatan. Mengonsumsi secara rutin bisa melancarkan peredaran darah sehingga terhindar dari penyakit kardiovaskuler/stroke, mampu memasok energi yang baik untuk tubuh, kadar lemak dan kalorinya yang rendah cocok untuk diet, kaya akan vitamin C. Bisa sebagai anti depresan karena memberikan efek menenangkan sekaligus mengobati insomnia, membantu mengurangi stress dan kelelahan, mengurangi resiko kanker dan sebagai antioksidan.

Ternyata memang benar apa yang Allah firmankan dalam Al Quran, bahwa hendaknya kita jangan berlebihan membenci sesuatu, karena bisa jadi suatu saat nanti justru sesuatu yang kita benci itu malah mengandung kebaikan di dalamnya.

Hiks, jadi malu sama kamu, Keng!

#nyanyi aja deh

....I hate you but i love you, Lengkeng!

Cikarang Pusat, 22 September 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik