Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Sebelumnya saya pikir meng-unfriend atau memblokir teman di sosial media itu sama saja dengan memutuskan tali silaturahim. Hingga membuat saya ngeri mengingat besarnya dosa orang yang melakukan hal tersebut. Bukan apa-apa, masalahnya waktu itu saya juga berencana melakukan hal yang sama pada akun tak jelas yang sering 'nyampah' di wall atau beranda. 
foto: mbah google
Daripada bingung, akhirnya saya bertanya dan meminta pendapat seorang teman yang saya percaya
keluasan ilmunya. Teman saya ini dengan yakin mengatakan bahwa tak sama memblokir teman di dunia maya dengan memutuskan tali silaturahmi.

Menurutnya, teman yang kita anggap teman di dunia maya, masih diragukan kebenaran akan keberadaannya. Antara ada dan tiada. Beda dengan pertemanan di dunia nyata, yang terlihat bentuk fisiknya secara kasat mata. 

Karena keberadaan tak jelas inilah yang memicu banyaknya akun jadi-jadian berseliweran. Yang entah untuk tujuan apa, mereka membuat akun sedemikian rupa. Berbuat 'onar' dengan postingan yang merugikan baik di grup ataupun perseorangan. 

Jadi tak masalah jika kita meng-unfriend teman yang memang diragukan identitasnya. Jika pertemanan itu lebih banyak mudaharat dari manfaatnya. 

Dengan alasan ini, akhirnya saya pun mantap mencoret beberapa teman yang terdeteksi sebagai akun siluman dan merugikan di mata saya. Case closed. Beranda dunia maya saya pun kembali damai sentosa.

Lalu bagaimana jika yang akan diblokir itu teman di dunia maya sekaligus teman dunia nyata? Samakah dengan memutuskan tali silaturahim? 

Sepertinya saya harus balik bertanya lagi pada teman saya tadi. Atau adakah pembaca yang tahu hukumnya? Silakan dibagi pendapatnya... ^_^

Cikarang Pusat, 02 September 2014

Komentar

  1. Halo Kakning Mila.. saya mau berbagi pendapat yah.. Menurut saya, unfriend beda dg memutuskan silaturahmi, karena masih bisa tetap berkomunikasi dg kirim private message, bisa juga ke langsung ke WA atau sms hp nya. FB kan cuma salah satu cara silaturahmi, masih banyak cara lain. Yg benar2 memutusk silaturahmi itu, kalau di PM ga balas, BBM di-delcon, sms ga dibalas, WA dicuekin, telpon ga diangkat dan ga berusaha telpon balik :)

    tapi saya sendiri kalau orangnya kenal di dunia nyata, cuma postingannya dia mengganggu saya di beranda saja, saya cuma unfollow aja. Kecuali kalau memang komentar-komentarnya suka menyerang saya, baru deh saya pilih opsi unfriend atau blokir. Lebih baik daripada mengguncang emosi dan melemahkan iman, hehehe.. :D tapi kan tetap yah masih ada cara lain untuk silaturahmi selain FB, jika memang ingin menjalin silaturahmi kembali.. gitu sih Kakning Kalau menurut saya :)

    BalasHapus
  2. Hallo juga Geasy..terima kasih sudah mampir di sini :) terima kasih juga atas masukan dan pendapatnya...yup, sepertinya boleh juga tuh sarannya, lbh aman di unfollow aja kali ya? Salam kenal Geasy..^_^

    BalasHapus
  3. salam kenal juga Kakning Mila.. kita temenan di FB juga loh, saya satu orang yg nge-like postingan Kakning tentang ini di FB Kakning :)

    BalasHapus
  4. oh ya? akunnya apa? Maaf ya Geasy, saya gak bisa mengingat satu persatu nama teman di FB..kecuali yg sering interaksi di komunitas..Oh ya, kamu anggota KBM juga bukan?

    BalasHapus
  5. Jika saya yang memiliki teman di dunia nyata sekaligus berhubungan di dunia maya, namun jika di dunia maya tidak membuat saya nyaman, tetap saya blokir. Di dunia nyata saya tetap berteman. Simple.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup, simple bingit yaa Mbah Jev, mungkin saya yang terlalu parno, takut sekali menyemai benih konflik dengan orang lain, meski itu hanya di dumay...

      Hapus
  6. Saya biasa unfriend juga untuk yang suka komentar negatif atau posting miring

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya,sekarang saya udh lebih berani juga mba kayla, sepertinya kehilangan banyak teman yang hanya mendatangkan mudharat bagi kita, itu lebih baik kali ya?

      Hapus
  7. Sangat bermanfaat , Izin nyimak Mba , my fb Joko lopers qolby .. Mksh

    BalasHapus

Posting Komentar

Komen aja, jangan malu-malu! ^_^

Postingan populer dari blog ini

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik