Welcome Home, Kakning!



Jadi malu! Sebulan lebih tak posting tulisan! Wow..., membuat rumah maya saya ini penuh laba-laba. Dengan dalih agar tak mengganggu kekhusyukan Ramadhan, ditambah kesibukan jelang liburan dan persiapan agenda pulang kampung kemarin, membuat saya resmi 'pisah ranjang' dengan laptop kesayangan. Mudah-mudahan ini tak terdengar seperti excuse untuk membenarkan keputusan saya  libur menulis untuk sementara.
Gambar dari Mbah Google
Meski begitu, saya tetap punya niat untuk menulis dengan membawa Asus kesayangan ini ikut mudik. Meski akhirnya harus gigit jari karena semua itu tak berguna saat sinyal jaringan yang saya gunakan sebagai modem untuk berselancar di dunia maya, ternyata tak tersedia di bumi Kalimantan! Weleehh...

Awalnya saya begitu merana dengan kenyataan ini. Sudah susah payah bawa lepi jauh-jauh ke sini,
tapi hanya tergeletak di sisi tempat tidur tanpa bisa diberdayakan. Sebenarnya bisa saja sih, pinjam PC or laptop adik. Tapi ya, tetap saja beda rasanya online dengan milik sendiri (Nah, kalau yang ini asli excuse, hehehe :p)


Tapi setelah dipikir-pikir, sepertinya Allah memang sengaja menimpakan hal ini pada saya. Kenapa? Mungkin Dia ingin melihat saya benar-benar memanfaatkan kesempatan liburan ini untuk menghabiskan waktu bersama dengan orang-orang yang saya cintai.

Bebas bercengkerama dengan Umak, Bapak, Abang, Kakak dan Adek-adek yang memang tak setiap tahun bisa bertemu melepas rindu. Bisa bermain-main dengan keponakan tanpa disibukkan dengan agenda membaca status galau teman-teman di medsos. Tak perlu buru-buru masuk ke kamar tidur --seperti yang biasa saya lakukan bila di rumah sendiri--untuk menyiapkan tulisan baik untuk postingan di blog, lomba, ataupun tugas dari FLP yang belum sempat dikerjakan.

Jadi, maafkan jika sebulan ini saya tak memposting apapun di sini. Bukan berarti saya berhenti menulis. Saya tetap menulis. Hanya saja saya menulis  tidak berupa tulisan, tapi menulis dengan kenangan. Kenangan yang terposting di hati. Kenangan akan kebersamaan yang begitu indah dan mahal dengan keluarga besar dan teman-teman yang begitu saya cintai!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik