Masa Tenang yang Tak Tenang

Entah kapan datangnya, benda itu sudah tergeletak di kursi teras. Padahal sejak subuh saya sudah beres-beres rumah, menyapu, ngepel, tidak menemukan apapun di sana.

Dan paginya, saya menemukan dua tabloid pengusung salah satu capres yang sedang bertarung
memenangkan pilpres 9 Juli mendatang.

Apa ini? Daripada penasaran, akhirnya saya beranikan baca-baca isi di dalamnya. Ternyata full dengan dukungan, sanjungan, pujian, ulasan fakta dan peristiwa berikut prestasi yang diraih capres tersebut.

Well, gak papa sih. Paling tidak memberi saya wawasan dan informasi baru sehingga bisa jadi masukan dan bahan pertimbangan untuk menentukan pilihan pada pilpres nanti.

Tapi, masalahnya kenapa gak dari kemarin bagi-bagi tabloid begini? Kenapa harus di masa tenang? 

Sebenarnya saya tak terlalu fanatik pada salah satu kandidat. Tapi gara-gara peristiwa ini, saya jadi mantap dan yakin untuk menetapkan pilihan. Kalau menang alhamdulillah. Kalau pun kalah, semoga yang menang kali ini benar-benar amanah. Insya Allah!

Tulisan ini sekedar sharing saja, bukan untuk menyudutkan salah satu pasanagn capres-cawapres. Kalau ada yang merasa tersudutkan, salah sendiri karena tak menghormati masa tenang!

Milanur, 06 Juli 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik