Abis Nikah Kok Gendut?



Saat masih kecil hingga gadis dulu, tubuh saya begitu ceking. Saya masih ingat, setiap beli celana baik yang bahan kain atau jeans, pasti lari ke tukang permak. Padahal size yang saya beli ukuran 27, itu pun yang terkecil.
Nah, setelah menikah apalagi melahirkan, berat badan naik lalu konstan di angka 45-46 kg. Dan beberapa bulan belakangan malah makin membuat saya ingin berperang dengan timbangan; berat
badan mendekat ke angka 50 kg. Wadduh!
   
Bagi kebanyakan orang, berat segitu mungkin masih dalam batas kewajaran. Tapi untuk saya yang menghabiskan separuh hidup dengan berat badan tak pernah lebih dari 37 kg, ini benar-benar keadaan yang tak mengenakkan!

Ada saat di mana saya begitu merindukan tubuh kerempeng ketika belum hamil dulu. Rasanya berat sekali ketika harus mengucapkan selamat tinggal pada baju-baju kesayangan saat masih gadis. Merana saat melihat mereka hanya tergolek manis di bagian bawah lemari pakaian. Menunggu pemiliknya berubah ceking seperti dahulu kala.

Mendengar kegundahan saya, seorang sahabat pandai sekali menghibur. Katanya kalau tubuh melar setelah menikah itu tandanya makmur. Aih, benarkah?

Terlepas dari benar tidaknya anggapan tersebut, ucapannya membuat saya tersadar, untuk kemudian segera istighfar dan bersyukur. Setelah dipikir-pikir, dengan bertubuh seperti sekarang, itu lebih bagus sebenarnya. Paling tidak, hal ini tak memberikan beban moral bagi pasangan.

Sama halnya yang saya rasakan pada suami. Jika berat badannya berkurang saya merasa khawatir. Takut dinilai tak pandai menjaga dan merawat suami. Sehingga tubuhnya kelihatan kurang gizi. Alhamdulillah, setelah menikah hingga sekarang, suami tak sekurus saat ia masih bujangan.

Gendut pasca  menikah katanya juga bisa dijadikan tolok ukur kebahagian, baik lahir maupun batin. Hm, kalau alasan ini sepertinya ada benarnya. Setelah menikah, perasaan wanita memang jadi lebih damai dan tenang karena ada seseorang yang menjaga dan menyayangi, serta menjadi tempat untuk berbagi. Begitu juga dengan laki-laki, saya rasa tak jauh berbeda.

Well, mulai sekarang tak perlu gundah bila anda gendut setelah menikah. Dibawa bersyukur aja!

Milanur, 30 Juni 2014

foto: google image

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik