Lelaki Bejat Pamer Aurat

Mungkin hari Minggu tanggal 25 Mei kemarin hari yang naas bagi mata saya. Saat itu saya bersama seorang teman akhwat sedang berjalan melintasi jembatan yang melintang di atas sungai Kalimalang, menuju pangkalan elf 45 yang akan membawa saya kembali ke Cikarang. Kami baru saja selesai mengikuti kelas menulis yang diadakan Forum Lingkar Pena Bekasi di kampus Unisma.
Ketika itu saya iseng memandang ke arah sungai. Di mana ada seorang lelaki dengan wajah ditutup
saputangan dan kacamata hitam sedang duduk menghadap ke arah jembatan. Saya pikir ia pemulung yang sedang mengais sampah yang hanyut terbawa aliran kali.

Tanpa sengaja saya melihat pemandangan yang sungguh di luar dugaan. Membuat bibir ini istirja dan istighfar berulang-ulang. Celakanya hanya saya saja yang melihat itu semua. Teman saya sangat beruntung tak ikut menyaksikan.

Lelaki tadi dengan damai dan tanpa malu mengacungkan--maaf--alat vitalnya!!! Duh, ya Allah! Baru kali ini saya mengalami bertemu langsung dan menjadi korban pelaku eksibionisme. Sebelumnya saya hanya tahu dari cerita teman yang pernah mengalami ini di tempat umum seperti di bis atau angkot.

Sepertinya besok-besok saya harus beli kacamata kuda, biar mata ini tak meleng ke mana-mana!

Cikarang Pusat, 31 Mei 2014


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik