Jangan Mau Jadi Orang Sukses



Hampir semua orang mendambakan kesuksesan dalam hidupnya. Meski tiap individu kadang berbeda memaknai kata sukses itu seperti apa.

Definisi umum sukses bagi sebagian besar masyarakat biasanya diukur dari tingkat kemapanan seseorang. Mungkin dilihat dari tingginya jabatan dan strata sosial, bonafide-nya
pekerjaan, pencapaian akademis yang membuat gelarnya berjajar, banyaknya usaha dan lain sebagainya. Ukuran sukses lebih sering mengacu pada pencapaian yang bersifat keduniawian semata.

Saya setuju dengan Mbah Einstein bahwa sukses itu artinya yang bermanfaat bagi orang lain, terlepas dari kesuksesannya menemukan teori relativitas yang justru tak dimanfaatkan dengan bijak dan menjadi inspirasi pembuatan bom atom saat Perang Dunia ke-2.  Sukses yang disalahgunakan!

Lihat betapa banyak orang sukses di negeri ini, tapi bermanfaatkah mereka? Contoh saja para koruptor. Mereka umumnya datang dari kalangan orang sukses baik dari pekerjaan, pendidikan bahkan tingkat status sosial mereka di masyarakat. Tapi kesuksesan yang digenggam, sedikit pun tak membawa manfaat bagi orang lain. Mereka sukses menjarah kekayaan bangsa dan negara!
Namun alangkah bagusnya jika kesuksesan itu dibarengi dengan membawa manfaat pada orang banyak. Sukses dalam pekerjaan sehingga berlimpah harta disertai dengan sikap kedermawanan yang tinggi. Sukses dalam pendidikan diiringi dengan kecintaan berbagi ilmu yang telah didapatkan.

 Jadi jika sekarang anda merasa belum sukses di mata orang lain, jangan khawatir. Selama anda bermanfaat bagi orang lain, bagi saya anda sudah sukses. Meski orang yang merasakan manfaat  dari anda itu, baru sebatas orang-orang yang berada di sekeliling seperti keluarga, saudara ataupun orang tua. Bukankah sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain?
 
Milanur, 27 Juni 2014


Komentar

  1. "Selama anda bermanfaat bagi orang lain, bagi saya anda sudah sukses". setuju dengan yang satu ini.
    Salam hormat dari Jawa. :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Komen aja, jangan malu-malu! ^_^

Postingan populer dari blog ini

Antara Memblokir Teman dan Memutus Silaturahim

Bayi-bayi yang Disulap Menjadi Keripik